Bolehkah Mengumpulkan Para Istri Dalam Satu Rumah?

18 Jul

Ada sebuah pertanyaan: “Apakah boleh bagi suami untuk mengumpulkan para istrinya dalam satu tempat?”

Para ahli fiqih berpendapat, jika tempat atau rumah tersebut memiliki sebuah pintu secara khusus untuknya dan memiliki perlengkapan khusus, dapur dan tempat jemuran, maka boleh bagi suami untuk mengumpulkan mereka dalam rumah tersebut sekalipun tanpa keridhaan istri-istrinya.
Adapun jika rumah tersebut tidak memiliki pintu, kamar mandi, dapur dan jemuran yang khusus bagi masing-masing atau hanya memiliki kamar-kamar bagi masing-masing istri maka tidak boleh bagi sang suami untuk mengumpulkan mereka semua kecuali dengan keridhaan mereka semuanya. Begitu pula dalam keadaan safar [perjalanan jauh], dimana mereka berdiam dalam satu kamar atau dalam satu tenda maka pada kondisi yang demikian boleh mengumpulkan mereka dengan keridhaan atau tidak dengan keridhaan mereka karena darurat.

Haram bagi suami berhubungan badan [jima’] dengan salah seorang istrinya di hadapan istri yang lain karena di dalamnya bertentangan dengan sifat kemanusiaan. Manusia yang telah dimuliakan oleh Allah ini berbeda dengan binatang. Manusia yang memiliki fitrah yang waras tidak akan menerima jenis jima’ seperti ini. [Al-Fiqhu ‘Ala Madzhabil Arba’ah IV/223].
—————————————————————————————————————————–

Disalin dari majalah Qiblati edis Dzulhijjah 1427 H di Kota Bekasi. Bagi teman2 yang ingin membaca catatan-catatan ringan di FB yang sebelumnya pernah ana buat silakan kunjungi blog ana yang sangat sederhana sekali: http://www.mukhtashar.wordpress.com/
%d blogger menyukai ini: