Akhirnya Barat Mengakui Khitan

26 Jul

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Badan Virus AIDS dan Radang Hati Perancis mengungkap tentang efektifitas khitan dalam menjaga diri dari bahaya AIDS. Hal tersebut dimaksdukan agar khitan tidak hanya menjadi bagian dari ajaran Islam, akan tetapi harus diterima dan menjadi arah kebijakan pemerintah dan kebiasaan yang sehat yang layak dianggarkan biaya besar untuknya di berbagai negara yang berbeda di dunia ini.

Tahun 2007 benar-benar menjadi saksi bagi revolusi sejati tentang penerimaan dunia atas praktek khitan terhadap kaum laki-laki yang selama ini telah dilakukan kaum muslimin dunia secara konsisten.

Hal tersebut terjadi dikarenakan penelitian tersebut telah menetapkan bahwa khitan akan memungkinkan menghalangi penyebaran virus HIV di antara kaum laki-laki.

Sementara keterangan-keterangan tersebut menjelaskan bahwa pengkhitanan terhadap laki-laki akan menghalangi 7 dari 10 pokok keadaan terjangkitinya virus yang diyakini merupakan penyebab penyakit yang menggerogoti system ketahanan tubuh, AIDS.

Penelitian tersebut meyakini bahwa kulup, kulit kemaluan laki-laki yang dipotong saat khitan, lebih banyak kemungkinannya untuk terjangkit virus HIV daripada bagian kulit lain dari anggota kemaluan laki-laki. Oleh karena itulah menghilangkan kulup tersebut akan mempersempit kemungkinan terjangkitnya virus.

Virus AIDS menyebabkan hilangnya system ketahanan tuhuh disebabkan lemah atau rusaknya orang yang berfungsi untuk tu diaman hal tesebut menyebabkan mudah terserang penyakit lain seperti radang paru-paru, kanker, TBC dan kerusakan saluran pencernaan serta penyakit-penyakit lainnya.
——————————————————————————————————————————–
Disalin dari majalah Qiblati edisi Dzulhijjah 1427 H dengan sedikit perubahan di Kota Bekasi.

%d blogger menyukai ini: